Hindayani Blog - Kumpulan Soal, Share Pengalaman Kerja

Beberapa Syarat Sah Puasa – Persiapan Ramadhan

Diperbarui terakhir: 29 Mei, 2015


Syarat sah puasa pada dasarnya tidak hanya berlaku saat Ramadhan saja, berpuasa sunah seperti senin kamis, puasa syawal, puasa daud, dan yang lainnya juga mengikuti syarat sah ibadah puasa di bawah ini. Apa sajakah itu?

Ini 4 syarat sah puasa buat persiapan Ramadhan 2015

Beberapa Syarat Sah Puasa

Ada 4 syarat sah puasa yang harus Anda ketahui sebagai persiapan awal menyambut puasa Ramadhan 1436 H, tahun ini. empat syarat sah berpuasa tersebut adalah;

Pertama, islam

Yang boleh berpuasa adalah orang islam, bukan orang kafir. Sebab puasa membutuhkan niat. Bahkan, niatnya diucapkan di malam hari sebagaimana disampaikan di artikel sebelumnya tentang cara berpuasa.

Kedua, berakal

Yang kedua adalah berakal, mumayyiz atau bisa membedakan antara yang baik dan tidak baik. Pada hari itu, mereka sadar, bukan orang yang gila atau hilang kesadaran atau hilang ingatan, tidak mabuk, atau pingsan sepanjang hari.

Ketiga, suci dari haidh dan nifas

Poin ketiga tentang syarat sah beribadah puasa adalah menjalankannya dalam keadaan suci. Tidak sedang haidh maupun nifas. Nantinya, puasa wajibnya bisa digantikan atau diqadla. Bahkan, untuk mereka yang sedang haidh dan nifas diharamkan untuk berpuasa.

Keempat, puasa di waktu yang disahkan boleh berpuasa

Ada beberapa hari di mana seorang muslim haram menunaikan ibadah puasa, seperti;

  1. Hari tasyrik, yakni tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijjah, bulan Haji
  2. Hari raya idul adha dan hari raya idul fitri

Lima hari dalam 1 tahun itu harus diketahui oleh umat muslim dunia, sehingga tidak menjalankan puasa di hari tersebut.

Itulah empat ringkasan tentang syarat sah puasa yang dapat dipaparkan di hindayani.com kali ini. Inti dari pembahasan ini adalah bahwa ada syarat khusus tentang berpuasa, supaya puasanya bisa sah. Jika ada salah satu yang tidak diindahkan, misalnya sedang haidh berpuasa, maka jelas puasanya tidak sah. Mereka yang sakit pun diberi keringanan untuk tidak berpuasa wajib jika memang tidak mampu menjalankannya. Kalau yang satu ini akan masuk dalam pembahasan Syarat wajib puasa di artikel berikutnya.