Hindayani Blog - Kumpulan Soal, Share Pengalaman Kerja

Isolator dan Konduktor Serta Contoh Perubahan Energi Listrik

Diperbarui terakhir: 15 September, 2015


Isolator dan Konduktor Serta Contoh Perubahan Energi Listrik – Sudah dijelaskan di materi sebelumnya kalau energi listrik bisa berubah bentuk, dari satu bentuk ke bentuk lainnya. Beberapa contoh di bawah ini menggambarkan perubahan energi listrik.

Isolator dan Konduktor Serta Contoh Perubahan Energi Listrik

  • Pertama, setrika listrik merupakan contoh perubahan energi listrik menjadi energi panas. Selain setrika listrik, contoh perubahan energi listrik ke energi panas lainnya adalah microwave.
  • Kedua, kipas angin merupakan contoh perubahan energi listrik menjadi energi gerak. Ada juga contoh lainnya, apa Anda bisa menyebutkannya?
  • Ketiga, lampu di rumah menjadi contoh perubahan energi listrik menjadi energi cahaya. Begitu juga lampu di taman, lampu belajar, dan yang lainnya.
  • Keempat, pengeras suara menjadi salah satu contoh perubahan energi menjadi energi bunyi atau suara. Termasuk di dalamnya adalah bel listrik.

Selain perubahan energi listrik, masih banyak perubahan energi listrik dari satu bentuk ke bentuk lain yang bisa kita jumpai di kehidupan sehari-hari. termasuk contoh-contohnya yang aplikatif.

Isolator dan konduktor listrik

Sebelum mengenali contoh isolator dan konduktor listrik, kita harus tahu dulu apa itu konduktor dan isolator listrik. Konduktor adalah benda yang bisa menghantarkan arus listrik. Sementara isolator adalah sebaliknya, benda yang tidak bisa menghantarkan arus listrik. Benda yang biasanya menjadi konduktor yang baik terbuat dari bahan logam, seperti nikel, alumunium, kuningan, emas, besi, perak, tembaga, dan yang lainnya.

Contoh konduktor dan isolator

Simaklah beberapa contoh isolator di bawah ini;

  1. Kayu
  2. Karet
  3. Kain
  4. Kaca
  5. Plastik

Sementara untuk beberapa contoh konduktor adalah;

Sendok stainless steel, wajan, setrika, dan kawat tembaga

Pembahasan contoh konduktor dan isolator

Dalam pembahasan contoh di atas, kita bisa melihat kalau setrika menjadi contoh konduktor karena bisa menghantarkan arus listrik dan membuatnya menjadi panas. Di mana biasanya kita gunakan untuk menyetrika pakaian, merapikan, dan menghaluskan pakaian. Nah, pada bagian setrika ada yang disebut isolator, yakni yang digunakan sebagai pegangan untuk menyetrika. Biasanya bahannya adalah plastik, beberapa di antaranya menggunakan karet dan bahkan kayu (untuk setrika manual jaman dulu).

Tidak hanya setrika yang bisa dijadikan contoh konduktor dan isolator secara bersamaan, wajan pun bisa dijadikan sebagai contoh isolator dan konduktor. Jika kita perhatikan pada wajan, ada dua bagian utama, yakni wajan untuk menggoreng dan pegangan. Jika wajan untuk menggoreng ini adalah konduktor karena terbuat dari bahan tembaga (alumunium), pegangan wajan dibuat dari bahan plastik, yang akan menjadi isolator. Sehingga tidak panas ketika disentuh.

Kabel pun demikian, di mana ada dua komponen yang ada di dalamnya. Yakni kawat tembaga dalam kabel dan karet sebagai pelindung kawat tembaga itu. Masing-masing benda itu, manakah isolator dan konduktor listrik yang tepat?