Hindayani Blog - Kumpulan Soal, Share Pengalaman Kerja

Materi Operasi Hitung Perkalian Pada Pecahan

Diperbarui terakhir: 8 September, 2015


Materi Operasi Hitung Perkalian Pada Pecahan – Materi operasi perkalian pada pecahan memang termasuk dalam materi yang sering keluar dalam soal UNAS SD. Maka ulasan materi ini pun masuk dalam materi kelas 6 SD dan setingkatnya, termasuk Madrasah Ibtidaiyah atau MI. Nah, sama dengan operasi hitung pada pengurangan dan penjumlahan yang sudah kami bahas sebelumnya, saat mengerjakan operasi perkalian pun kita harus memperhatikan bentuk pecahan yang dikalikan. Apakah bentuknya sama atau tidak.

Soal dan Materi Operasi Hitung Perkalian pada Pecahan yang Mudah

Materi Operasi Hitung Perkalian Pada Pecahan

Trik Sederhana

Seperti dibahas di atas bahwa mengerjakan soal operasi hitung pada pecahan perlu memperhatikan bentuk pecahan yang dikalikan. Jika bentuknya sama, maka bisa langsung dikalikan. Namun jika belum dalam bentuk yang sama. Sebaiknya diubah dulu. Dan pengubahan ini disesuaikan ke keahlian muridnya atau dipilih mana yang paling mudah perubahan bentuknya. Secara sederhana bisa dituliskan;

  1. Perhatikan apakah bentuk pecahan yang dikalikan sama atau tidak
  2. Jika sama, silakan langsung dikalikan
  3. Jika belum, sebaiknya disamakan terlebih dulu (pilih bentuk pecahan yang paling mudah). Kemudian baru dikalikan.

Contoh soal pertama operasi perkalian pada pecahan

Contoh soal pertama ini terbilang mudah, supaya kita bisa memahami dasarnya dulu, baru nanti aplikasinya lebih rumit.

3 ½ x 3,2 = …

Bentuk pecahan di atas yakni campuran dan desimal. Karena berbeda, maka tentukan dulu mana yang paling mudah, misalnya dengan mengubahnya menjadi pecahan desimal semua, menjadi;

3 ½ = 3,5, sedangkan untuk 3,2 tetap 3,2. Selanjutnya, lakukan operasi perkalian pecahan desimal sebagai berikut;

3,5 x 3,2 = 11,2 (boleh dihitung susun)

Atau jika menurut Anda perkalian pecahan biasa lebih mudah, Anda bisa mengubah bentuk soal menjadi;

3 ½ = 7/2

3,2 = 3 2/10 = 32/10

Jika dikalikan akan menjadi;

7/2 x 32/10 = (32×7)/(2×10) = 224/20 = 112/10 = 11 2/10 = 11,2

Jika soalnya pilihan ganda, maka Anda juga perlu melihat hasil yang diminta di pilihan ganda. Apakah pecahan desimal, pecahan biasa, atau pecahan campuran dan yang lainnya.

Contoh Soal kedua operasi perkalian pada pecahan

Untuk bentuk operasi hitung perkalian pada pecahan berikut Anda bisa mengalikan bilangan lebih dari dua. Misalnya;

12 ¼ x 3,6 x 23 % = …

Langkahnya adalah, ubah dalam bentuk yang sama kemudian dikalikan.

12 ¼ = 49/4

3,6 = 3 6/10 = 36/10

23% = 23/100

Jika dikalikan menjadi;

49/4 x 36/10 x 23/100 = 40572/4000 = 10,143

Anda bisa menghitungnya juga dalam bentuk desimal dengan mengubahnya ke bentuk tersebut terlebih dulu. Menjadi;

12 ¼ x 3,6 x 23% = 12,25 x 3,6 x 0,23 =10,143

Contoh soal ketiga

Untuk contoh soal materi operasi hitung perkalian pada pecahan berikutnya akan disajikan dalam bentuk soal cerita. Analisa siswa terhadap soal dibutuhkan di sini.

Lek Siti menjual telur seharga Rp 20.000 per kg. Jika Lek Farid membeli 7 ½ kg telur, berapakah uang yang harus dibayarkan Lek Farid kepada Lek Siti?

Soal cerita di atas dapat diubah menjadi perhitungan sederhana, yakni;

7 ½ x Rp 20.000 = 15/2 x 20.000 = 15 x 10.000 = 150.000

Jadi, lek Farid harus membayar sebesar Rp 150.000,- kepada lek Siti.

Dari pemaparan operasi hitung perkalian pada pecahan di atas, apakah sudah cukup mengerti? Jika belum, coba pelajari lagi materi di atas dan juga materi operasi hitung pengurangan pecahan dan penjumlahan pecahan yang sudah kita bahas kemarin.