Hindayani Blog - Kumpulan Soal, Share Pengalaman Kerja

Pemfaktoran

Diperbarui terakhir: 16 Juli, 2014


Pemfaktoran

Ada beberapa cara untuk memfaktorkan sebuah persamaan baik linier maupun kuadrat, di antaranya:

  1. Pemfaktoran dengan cara mengeluarkan koefisien yang sama

Mari kita lihat persamaan di bawah ini;

5p + 5q= 5 (p+q)

Ingat; yang sama adalah koefisiennya, bukan variabelnya.

Mari kita lihat persamaan selanjutnya agar lebih jelas;

6a – 6b = 6 (a – b)

Dari 2 persamaan di atas, dapat diambil BENTUK UMUM sebagai berikut;

ax + bx = x (a + b)

Keterangan; yang sama adalah x, sehingga yang dikeluarkan adalah x.

  1. Bentuk pemfaktoran pada bentuk x2 – y2

Bentuk x2 – y2 atau yang biasa disebut bentuk selisih dua kuadrat mempunyai bentuk umum;

x2 – y2 = (x + y) (x – y)

Kunci untuk mengerjakan ini, kamu harus tahu bentuk kuadrat dari sebuah bilangan, misal;

22 = 4

32 = 9

132 = 169 dan seterusnya…

Ketika kamu sudah memahami bentuk kuadrat, ada baiknya kamu juga memahami bentuk akar kuadrat, agar ketika mendapat soal selisih dua kuadrat.

Pertanyaan: Apakah 216 bisa diakar kuadratkan?

Apakah 196 bisa di akar kuadratkan?

Kita langsung masuk ke contoh:

  1. X2 – 16 = (x + 4) (x – 4) karena akar kuadrat dari 16 adalah 4. Dia merupakan bentuk akar kuadrat sempurna.
  2. 2r2 – 8s2 = 2 (r2 – 4s2) = 2 (r + 2s) (r + 2s)

Kamu tahu asal usulnya jawaban tersebut kan?

Cara pemfaktoran selanjutnya akan dibahas di artikel berikutnya;

Leave a Reply