Hindayani Blog - Kumpulan Soal, Share Pengalaman Kerja

Rangkuman Materi Revolusi Bumi dan Akibat yang Ditimbulkan

Diperbarui terakhir: 26 Oktober, 2015


Rangkuman Materi Revolusi Bumi dan Akibat yang Ditimbulkan – Ada dua gerakan bumi yang perlu Anda ketahui, yakni rotasi bumi dan revolusi bumi. Rotasi bumi adalah perputaran bumi pada porosnya dan sudah kami bahas dalam artikel sebelumnya. Sedangkan revolusi bumi akan kami bahas dalam artikel ini secara rinci. Meliputi pengertian revolusi bumi dan bagaimana akibat yang ditimbulkan dari pergerakan bumi tersebut. Ulasan lengkapnya silakan simak artikel ini sampai selesai untuk bahan belajar.

Rangkuman materi revolusi bumi: pengertian dan akibatnya

Rangkuman Materi Revolusi Bumi dan Akibat yang Ditimbulkan

Pengertian revolusi bumi

Mudah sekali memahami revolusi bumi berdasarkan pengertiannya. Ya, revolusi bumi adalah perputaran bumi mengelilingi matahari. Sebagaimana kita tahu, seluruh planet dalam tata surya bergerak mengelilingi matahari. Dan bumi pun demikian, bumi mengelilingi matahari dengan kemiringan sebesar 23,5 derajat. Masa yang diperlukan oleh bumi kita untuk berevolusi dalam satu kali putaran (dari titik A kembali ke titik A lagi) adalah 365 ¼ hari. Kita mengenalnya di bumi sebagai masa satu tahun.

Akibat yang ditimbulkan

Dalam rangkuman materi revolusi bumi ini kita juga akan membahas mengenai akibatnya. Ada banyak akibat yang ditimbulkan dari peristiwa terjadinya revolusi bumi, berikut beberapa di antaranya;

Pertama, terjadinya pergantian musim

Pergantian musim di belahan bumi dipengaruhi oleh revolusi bumi. Di Indonesia sendiri ada dua musim, yakni penghujan dan kemarau. Sedangkan untuk perubahan musim sebanyak 4 kali, yakni musim semi, gugur, dingin, dan panas bisa dijelaskan sebagai berikut;

Musim gugur

Pada tanggal 22 Maret sampai 21 Juni, kutub selatan bumi menjauh dari matahari sehingga mengalami musim gugur. Sementara pada tanggal 23 September sampai 22 Desember, kutub utara bumilah yang semakin jauh dari matahari, sehingga mengalami musim gugur.

Musim semi

Pada tanggal 22 Maret sampai 21 Juni, kutub utara bumi lebih condong ke arah matahari sehingga mengalami musim semi. Sementara pada tanggal 23 September sampai 22 Desember, kutub selatan yang makin condong ke matahari, akibatnya mengalami musim semi.

Musim dingin

Pada tanggal 21 Juni sampai 23 September, kutub selatan mulai mendekati matahari dan mengalami musim dingin. Sementara itu, kutub utara mulai mendekati matahari pada tanggal 22 Desember sampai 21 Maret dan mengalami musim dingin.

Musim panas

Pada tanggal 21 Juni sampai 23 September, kutub utara bumi mulai menjauh dari matahari dan mengalami musim panas. Sementara itu, kutub selatan mengalami hal tersebut (menjauh dari matahari) pada tanggal 22 Desember sampai 21 Maret dan terjadilah musim panas.

Kedua, dasar perhitungan tahun Masehi

Kita mengenal masa satu tahun dalam 365 hari atau 366 hari untuk tahun kabisat (yang terjadi 4 tahun sekali). Perhitungan ini didasarkan pada revolusi bumi yang terjadi 365 ¼ hari.

Ketiga, terjadinya gerak semu tahunan matahari

Pernahkah Anda mengamati titik terbit matahari? Apakah Anda pernah melihat perbedaan titik tersebut. Sebenarnya, matahari tetap pada tempatnya. Namun, karena adanya revolusi bumi, matahari seperti terbit dari titik yang berbeda dalam periode-periode tertentu.

Semoga rangkuman materi revolusi bumi dan akibatnya di atas bisa membantu Anda dalam belajar melalui gadget ya? Materi ini masuk dalam materi IPA kelas 6 SD/MI.