Pemfaktoran

Pemfaktoran

Diperbarui terakhir: 21 Mei, 2018

Pemfaktoran

Ada beberapa cara untuk memfaktorkan sebuah persamaan baik linier maupun kuadrat, di antaranya:

  1. Pemfaktoran dengan cara mengeluarkan koefisien yang sama

Mari kita lihat persamaan di bawah ini;

5p + 5q= 5 (p+q)

Ingat; yang sama adalah koefisiennya, bukan variabelnya.

Mari kita lihat persamaan selanjutnya agar lebih jelas;

6a – 6b = 6 (a – b)

Dari 2 persamaan di atas, dapat diambil BENTUK UMUM sebagai berikut;

ax + bx = x (a + b)

Keterangan; yang sama adalah x, sehingga yang dikeluarkan adalah x.

  1. Bentuk pemfaktoran pada bentuk x2 – y2

Bentuk x2 – y2 atau yang biasa disebut bentuk selisih dua kuadrat mempunyai bentuk umum;

x2 – y2 = (x + y) (x – y)

Kunci untuk mengerjakan ini, kamu harus tahu bentuk kuadrat dari sebuah bilangan, misal;

22 = 4

32 = 9

132 = 169 dan seterusnya…

Ketika kamu sudah memahami bentuk kuadrat, ada baiknya kamu juga memahami bentuk akar kuadrat, agar ketika mendapat soal selisih dua kuadrat.

Pertanyaan: Apakah 216 bisa diakar kuadratkan?

Apakah 196 bisa di akar kuadratkan?

Kita langsung masuk ke contoh:

  1. X2 – 16 = (x + 4) (x – 4) karena akar kuadrat dari 16 adalah 4. Dia merupakan bentuk akar kuadrat sempurna.
  2. 2r2 – 8s2 = 2 (r2 – 4s2) = 2 (r + 2s) (r + 2s)

Kamu tahu asal usulnya jawaban tersebut kan?

Cara pemfaktoran selanjutnya akan dibahas di artikel berikutnya;

Hindayani, S.Si.

Hindayani, S.Si.

Hai! Saya Hindayani, S.Si. Lulusan Matematika, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, dengan predikat cumlaude. Saya suka membaca, menulis, berbagi ilmu dan pengalaman untuk meng-update dan meng-upgrade diri saya ke arah yang lebih baik. Yuk like Fanpage Hindayani dan subscribe Youtube Channelnya ya!

You may also like...

Kalau ada pertanyaan, Isi komentarnya di bawah ya!

avatar
  Subscribe  
Notify of