Efek, Manfaat dan DIY Cara Membuat Lilin Aromaterapi Sederhana

Share

Ada banyak cara yang bisa dilakukan seseorang untuk menangani stres dan rasa capek sepulang kerja. Mulai dari liburan hingga hal sederhana seperti aromaterapi.

Ada banyak sekali minyak esensial yang bisa dimanfaatkan sebagai aromaterapi. Namun, sebagian orang justru tertarik untuk mencoba cara membuat lilin aromaterapi atau membeli produk lilin wangi.

Hal ini karena lilin yang memiliki aroma biasanya didesain dengan sangat indah. Penuh kreasi dan bisa diletakkan di rumah sebagai hiasan yang cantik. Di samping manfaatnya sebagai penenang tubuh dan pikiran yang stres.

Dalam kesempatan kali ini kami akan mengajak Anda untuk melihat beberapa tipe lilin beraroma, beberapa dampak dan bahayanya, manfaat, serta cara buat lilin aromaterapi atau diy lilin aromaterapi.

Kami akan membahas apa saja positif dan negatifnya untuk Anda.

Beberapa jenis lilin wangi

Ada beberapa jenis lilin beraroma yang bisa Anda pilih. Lilin-lilin ini digolongkan berdasarkan wadah dan ukurannya. Masing-masing jenis lilin ini punya keunggulan.

1. Tealight

Lilin wangi pertama adalah tealight. Ciri khas dari lilin ini adalah ukurannya yang kecil. Merupakan lilin berukuran paling kecil jika dibandingkan lilin lainnya.

Jika Anda membutuhkan lilin aromaterapi yang bisa digunakan dalam waktu singkat agar bisa segera habis dan mubazir, tealight sangat cocok. Lilin ini hanya bertahan selama 4-6 saja.

Apakah Anda pernah melihat floating candle? Jika pernah, lilin jenis tealight inilah yang digunakan pada floating candle.

Anda bisa menggunakan tealight candle pada saat mandi juga untuk memberikan efek menenangkan saat Anda membersihkan tubuh.

2. Kaleng atau toples

Jika Anda suka sekali dengan lilin dan senang membawanya kemana-mana. Pilih lilin dengan jenis wadah toples atau kaleng.

Biasanya lilin ini sudah dilengkapi dengan tutup dan bisa Anda bawa ke mana pun pergi. Misal saat travelling, keluar kota, atau bahkan saat mudik.

Tidak ada residu yang dihasilkan dari pembakaran lilin ini. Namun karena wadahnya merupakan konduktor atau penghantar panas, Anda harus hati-hati saat menyalakannya.

3. Votive

Jika Anda ingin membeli lilin aromaterapi yang tahan lama dengan jenis aroma yang berbeda, votive bisa jadi pilihan yang baik. Sama dengan lilin yang ada dalam kaleng dan toples, lilin ini juga tidak menyisakan residu.

Anda bisa bisa menikmati aroma lilin ini dari 4 – 24 jam. Cukup lama juga ya?

4. Gel candle

Sedang mempertimbangkan hiasan rumah yang fungsional? lilin model ini bisa Anda pilih. Anda juga bisa membuatnya sendiri jika mau.

Ciri khas dari lilin ini adalah transparan. Anda bisa memberikan hiasan seperti bunga, kerang, atau yang lainnya ke dalam sehingga bisa terlihat dari luar dan mempercantik ruangan Anda. Sesuai dengan namanya, lilin ini terbuat dari gel.

Selain digolongkan berdasarkan wadah yang dipakai dan ukurannya, lilin wangi juga dibagi dalam beberapa kategori. Yakni sesuai bahan yang digunakan dan kebutuhan.

Untuk penggolongan yang didasarkan pada bahan, berikut adalah jenis-jenisnya:

  1. Soy wax yang bisa menyebarkan aroma dengan lebih cepat.
  2. Beeswax yang cocok dipakai di dalam kamar mandi dan kamar tidur.
  3. Paraffin wax.
  4. Palm wax.
  5. Biji kapas, beras, dan wax jepang.

Jika Anda mau mencoba cara membuat lilin aroma terapi, pilihlah bahan alami agar lebih aman. Dan dampak dari diy lilin aromaterapi bisa diminimalkan.

Efek atau dampak pemakaian lilin aromaterapi

Banyak orang yang memilih membeli lilin harum. Padahal kita kadang tidak tahu bahan kimia apa saja yang ada di dalam lilin tersebut.

Bahkan, tak sedikit banyak yang mengalami dampak negatif dari pemakaian lilin karena tidak tahu kandungan apa saja yang ada di dalamnya. Tak detail dalam membaca kemasan produk.

Berikut adalah ringkasan beberapa dampak negatif akibat memakai lilin yang mengandung bahan kimia tertentu:

  1. Masalah jantung dan paru-paru.
  2. Bisa membuat sakit kepala dan pusing.
  3. Memicu autisme pada anak.
  4. Memicu tumbuh dan berkembangnya sel tumor.
  5. Meningkatkan risiko kanker.
  6. Memicu alergi tertentu.
  7. Menyebabkan asma.

Tentu dampak negatif ini tidak dirasakan oleh semua orang. Hanya sebagian orang dengan sensitivitas terhadap bahan kimia tertentu.

Untuk itu, jika Anda memutuskan untuk membeli lilin wangi, baiknya teliti dulu bahan kimia apa saja yang digunakan di dalamnya. Atau jika ingin lebih aman, Anda bisa coba cara membuat lilin aromaterapi sederhana menggunakan bahan alami.

Manfaat cara membuat lilin aroma terapi sederhana

Ada beberapa manfaat dalam cara membuat lilin wangi sendiri di rumah. Berikut adalah beberapa di antara kegunaan aroma lilin:

  1. Bisa meningkatkan ingatan.
  2. Menonjolkan karakter.
  3. Membantu mengurangi gangguan pencernaan.
  4. Menenangkan diri dari rasa gatal / masalah kulit.
  5. Memperindah ruangan.
  6. Aman karena ada dalam wadah.
  7. Lebih praktis karena tidak perlu menyiapkan wadah tambahan.
  8. Awet.
  9. Harga lilin aromaterapi murah jika buat sendiri.

Untuk mendapatkan manfaat di atas secara optimal, Anda bisa membuat sendiri lilin aroma terapi. Bagaimana cara buat lilin aromaterapi?

Begini cara membuat lilin aromaterapi sederhana yang alami

Ada banyak cara yang bisa Anda lakukan. Namun, kami akan meringkas cara sederhana, yaitu:

Siapkan alat dan bahan dalam cara membuat lilin wangi

Yang Anda perlukan dalam cara membuat lilin aroma terapi adalah:

  1. Bahan lilin

Sebaiknya pilih yang alami, misalnya lilin kedelai, beeswax, kelapa sawit. Lilin berbahan alami ini tidak menimbulkan asap tetapi sulit diwarnai. Atau Anda juga bisa memilih lilin parafin biasa. Mudah dibuat jadi lilin, mudah dicampur pewarna, namun menghasilkan asap.

  1. Esensial oil

Pilihlah minyak esensial yang Anda sukai. Misalnya minyak levender, rose geranium, atau yang lainnya.

  1. Wadah lilin

Untuk pemilihan wadah, sesuaikan dengan kebutuhan. Seberapa ukuran yang Anda mau dan wadah seperti apa yang Anda inginkan. Jika memang mau bikin untuk dipakai sebagai hiasan maka sebaiknya pilih wadah yang unik juga.

  1. Sumbu kecil
  2. Panci
  3. Pensil atau kayu kecil
  4. Pewarna makanan (opsional)

Anda boleh menambahkan pewarna makanan, boleh tidak. Tergantung selera dan kreasi Anda saja.

Catatan: Perbandingan minyak aromaterapi dengan lilin adalah 10 tetes banding 450 gram. Ukuran umumnya seperti ini supaya dihasilkan lilin beraroma dengan wangi lembut dan tak terlalu tajam.

Cara buat lilin aromaterapi yang mudah

Berikut adalah cara membuat lilin wangi yang mudah dan sederhana:

  1. Siapkan wadah. Lintangkan dua pensil di atas wadah tersebut.
  2. Masukkan sumbu. Rekatkan pada pensil yang sudah dilintangkan di atas wadah. Tujuannya supaya sumbu tetap tegak.
  3. Iris lilin agar saat dicairkan bisa cepat dan mudah.
  4. Masukkan irisan lilin dalam panci kecil atau mangkok yang bisa menghantarkan panas.
  5. Didihkan air dalam panci berukuran besar.
  6. Kecilkan api jika air sudah mendidih.
  7. Letakkan mangkok atau panci berisi irisan lilin di atas air, kemudian aduk sampai mencair / meleleh (seperti saat melelehkan coklat batang).
  8. Kalau ingin dikasih pewarna, lakukan dengan cepat saat lilin meleleh dan masih panas. Kalau tidak mau dikasih pewarna ya di skip saja.
  9. Matikan kompor. Angkat panci berisi lilin.
  10. Terus aduk sambil meneteskan minyak aromaterapi yang Anda pilih.
  11. Aduk terus sampai tercampur rata dan suhu lilin turun.
  12. Jika sudah tercampur rata, masukkan lilin ke dalam wadah yang sudah disiapkan dilangkah 1 dan 2.
  13. Hati-hati saat proses penuangan. Jangan sampai sumbu ikut masuk tenggelam ke dalam lilin.
  14. Tunggu sampai membeku dan set.
  15. Done! Lilin wangi buatan sendiri sudah siap digunakan.

Bagaimana? Mau coba cara membuat lilin aromaterapi sekarang? Semangat!

Hindayani, S.Si.

Biasa dipanggil Kak Hinda. Lulus dari Matematika UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dengan predikat cumlaude. Suka membaca, menulis, dan berbagi ilmu.