Materi Kalimat Transitif dan Intransitif dan Contoh

Share

Materi Kalimat Transitif dan Intransitif dan Contoh – Berbicara mengenai pembuatan kalimat dalam bahasa Indonesia, tentu kita tidak bisa lepas dari pembahasan kalimat aktif dan pasif. Dua jenis kalimat ini sudah kita kenal dengan baik. Pertama, kalimat aktif yakni kalimat yang subyeknya melakukan pekerjaan. Sementara kalimat pasif adalah kalimat yang subyeknya dikenai pekerjaan.

Nah, berbicara mengenai kalimat aktif, kita mengenal kata kerja transitif dan kata kerja intransitif. Yang mana jika kata kerja tersebut dipakai untuk membuat kalimat aktif, maka akan menjadi kalimat transitif dan intransitif. Pembahasan kali ini akan mengajak Anda untuk memahami apa itu kalimat transitif dan transitif berikut perbedaan, ciri, dan contoh keduanya. Simak.

Tentang materi kalimat transitif dan intransitif untuk Bahasa Indonesia kelas 6 SD

Kata kerja transitif dan intransitif

Perbedaan mendasar antara kata kerja transitif dan intransitif terletak pada obyek. Kata kerja transitif adalah kata kerja yang memerlukan obyek sedangkan kata kerja intransitif tidak memerlukan obyek. Contoh:

Pertama, contoh kata kerja transitif

  • Mendengar, membaca, mengelilingi, menutup, dll.

Kedua, contoh kata kerja intransitif

  • Duduk, tidur, bergurau, menangis, tertawa, tersenyum, bernyanyi, dll.

Kalimat (aktif) transitif dan intransitif

Setelah paham mengenai kata kerja intransitif dan transitif, mari kita simak perbedaan kalimatnya dalam rangkuman materi kalimat transitif dan intransitif berikut ini;

Pertama, kalimat transitif

Kalimat transitif adalah kalimat yang membutuhkan obyek. Berikut ringkasan ciri-ciri kalimat transitif;

  1. Menggunakan kata kerja transitif (kata kerjanya membutuhkan obyek)
  2. kalimatnya bisa diubah ke dalam bentuk kalimat pasif
  3. biasanya kata kerjanya berimbuhan me- atau memper-

Contoh kalimat transitif;

  1. Ihsan membaca koran (S – P – O)
  2. Hinda menyiram tanaman di taman depan rumah (S – P – O – Ket. Tempat)
  3. Ibu Zumi’ah memasak sayur bening di dapur ( S – P – O – Ket. Tempat)
  4. Kamil menendang bola (S – P – O)
  5. Ninik menjual jilbab motif (S – P – O)

Kedua, kalimat intransitif

Kalimat intransitif merupakan kalimat yang tidak membutuhkan obyek, ciri-cirinya adalah;

  1. Menggunakan kata kerja intransitif (kata kerjanya tidak membutuhkan obyek)
  2. Kalimatnya tidak bisa diubah ke dalam bentuk kalimat pasif
  3. Biasanya kata kerjanya berimbuhan ter-, ke-, ber-, ke-an

Contoh kalimat intransitif

  1. Nizar menangis tersedu-sedu (S – P – K)
  2. Fafa tersenyum manis (S – P – K)
  3. Siti Romlah berlari kencang (S – P – K)
  4. Rizal tidur di kamarnya (S – P – K)
  5. Nanda dan Faris duduk bersama (S – P – K)

Kalimat pasif

Sudah disebutkan di atas kalau kalimat pasif merupakan kalimat yang mana subyeknya dikenai pekerjaan. Imbuhan predikatnya biasanya di-. Misalnya;

  1. Buku dibaca Mar’ah
  2. Status Facebook itu ditulis oleh Fani
  3. Fendi dipanggil Lek Din

Latihan Soal

Silakan tentukan kalimat apakah di bawah ini, apakah kalimat transitif, intransitif, atau kalimat pasif agar pemahaman tentang materi kalimat transitif dan intransitif di atas menjadi lebih baik.

  1. Raya berkunjung ke rumah Mbah Kim
  2. Ninik bernyanyi di kamar mandi
  3. Rahma mandi 3 kali sehari
  4. Siti Faridah meminum jus buatan kakaknya
  5. Romlah dan Faridah membuat rujak bersama
  6. Lek Rosidi berangkat kerja pagi-pagi sekali
  7. Capcay dimasak oleh Rifa dan kakaknya di dapur
  8. Ihsan dan Hinda membeli cincin bersama
  9. Sembako dijual oleh Bibi Yul di pasar
  10. Nizar dipanggil 3 kali tapi tidak menyahut

Silakan kerjakan soal tentang materi kalimat transitif dan intransitif serta kalimat pasif di atas. Dan semoga pemahaman Anda tentang materi bahasa Indonesia ini makin baik.

Hindayani, S.Si.

Biasa dipanggil Kak Hinda. Lulus dari Matematika UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dengan predikat cumlaude. Suka membaca, menulis, dan berbagi ilmu.