Hindayani Blog - Kumpulan Soal, Share Pengalaman Kerja

8 Tips Tetap Produktif Kerja Selama Puasa

Diperbarui terakhir: 23 Juni, 2015


8 Tips Tetap Produktif Kerja Selama Puasa – Berpuasa tidak bisa dijadikan alasan bagi kita untuk bermalas-malasan dan tidak produktif. Meski tidak makan dan minum di siang hari, pekerjaan yang harusnya diselesaikan ya harus diselesaikan. Tidak boleh ditunda karena malas atau alasan lapar, serta alasan lainnya. Toh, dengan tetap produktif dan melakukan hal bermanfaat di bulan puasa saat kita sedang berpuasa, pahala yang kita dapatkan akan jauh lebih banyak, InsyaAllah.

Begini trik agar tetap produktif kerja selama puasa yang bisa Anda lakukan

Tips Tetap Produktif Kerja Selama Puasa

Niat

Niat adalah hal terpenting untuk dilakukan supaya semuanya berjalan lancar, insyaAllah. Jika kita sudah berniat puasa karena Allah, maka apa yang kita kerjakan seharusnya tidak bisa dihambat oleh puasa itu sendiri. Puasa lancar, pekerjaan pun seharusnya lancar. Niat puasa karena Allah yang diimbangi dengan niat beribadah melalui pekerjaan kita juga bisa menambah pahala di bulan Ramadhan, insyaAllah.

Manajemen waktu

Supaya makin produktif, manajemen waktu menjadi poin yang penting selain niat. Rutinitas di bulan Ramadhan tentu akan berbeda dengan hari-hari biasa, jadi waktu yang kita gunakan untuk beraktivitas pun akan berbeda. Untuk itu, terapkan jadwal baru untuk bekerja dan beribadah sebaik mungkin. Dunia dan akhirat berjalan bersama. Jangan ada yang terlalu diberatkan. Mari istiqomah memperbanyak amal di bulan penuh berkah ini juga.

Sebaiknya menghindari hal negatif

Puasa sejatinya tidak hanya menahan diri dari makan dan minum saja, melainkan juga menjaga lisan dari perkataan buruk, ghibah, dan yang lainnya. Juga menjaga pandangan mata dari hal-hal negatif dan sebagainya. Untuk itu, jika memang ada hal negatif yang terjadi di sekitar Anda. Sebaiknya dihindari, jangan dihujat, dikomentari miring, atau semacamnya. Menghindar bisa menjaga diri dari keinginan untuk bertingkah laku negatif akibat adanya hal negatif.

Istirahat

Produktivitas seseorang terkait erat dengan istirahat yang didapatkannya. Kurang istirahat bisa menurunkan fokus dan ini berpengaruh pada produktivitas. Maka dari itu, agar tetap produktif kerja selama puasa, sebaiknya beristirahatlah dalam waktu yang cukup. Jangan sampai kurang. Di poin ini, manajemen waktu pada poin kedua tadi sangat amat penting.

Memulai dan memprioritaskan pagi hari

Jika kita terbiasa berpuasa, maka kita akan tahu kalau pagi hari adalah waktu kita masih segar-segarnya. Pikiran fresh dan tubuh masih bugar. Untuk itu, sebaiknya selesaikan pekerjaan secepat mungkin di pagi hari. Pastikan juga apa yang Anda kerjakan tepat dan cermat. Ambil hal positif dari jam puasa yang tidak memerlukan istirahat siang untuk makan.

Skala prioritas

Berkaitan dengan poin sebelumnya, Anda perlu membuat skala prioritas pada pekerjaan yang akan Anda kerjakan hari ini. Mana yang deadline-nya singkat dan paling dekat, mana pekerjaan berat, mana pekerjaan ringan dan yang lainnya. Membuat skala prioritas bisa membantu Anda menyelesaikan yang mana dulu dalam waktu yang diperlukan. Sehingga Anda pun insyaAllah tetap produktif kerja selama puasa Ramadhan. Akan sangat membantu jika Anda mau membuat to do list supaya apa yang dikerjakan makin mudah dilihat dan terstruktur.

Perhatikan yang kita makan

Selain trik di atas, kita juga harus menjaga apa yang kita makan supaya bisa tetap produktif. Misalnya dengan memilih makanan mengandung serat, karbohidrat kompleks, dan yang lainnya. Serta tetap mencukupi kebutuhan cairan dengan rutin mengonsumsi air putih.

Atur jam kerja secara pribadi

Perusahaan umumnya akan mengganti jam kerja selama puasa. Misalnya memajukan jam masuk kantor dan memajukan jam pulang kantor. Supaya Anda tetap bisa bekerja tanpa ada pengaruh dengan perubahan jam kantor ini, Anda bisa membuat perubahan jadwal kerja versi Anda sendiri. Supaya Anda tetap bisa bekerja dengan tepat dan cepat di bulan puasa.

Itulah beberapa cara agar tetap produktif kerja selama puasa yang bisa dilakukan sekarang di Ramadhan 1436 H atau di bulan puasa berikutnya, 1437 H, 1438 H, dan seterusnya.