Hindayani Blog - Kumpulan Soal, Share Pengalaman Kerja

Rumus Past Future Perfect Tense, Fungsi, dan Contoh Kalimat

Diperbarui terakhir: 28 Oktober, 2014


Rumus Past Future Perfect Tense, Fungsi, dan Contoh KalimatSebelumnya, kita telah belajar tentang Past Future Continuous Tense. Kali ini, kita akan sedikit lebih dekat dengan bagian tenses past future lain yang disebut Past future perfect tense. Tentang tenses ini, rumus, pola, bentuk, fungsi, dan contoh kalimatnya akan dibahas dalam artikel ini. Simak.

Ini dia rumus past future perfect tense, fungsi, dan contoh kalimat dari tenses ini

Rumus Past Future Perfect Tense

Rumus/bentuk/pola

Verbal:

(+) Subyek + would/should + have + verb 3 + AOT

(-) Subyek + would/should + not + have + verb 3 + AOT

(?) Would / should+ Subyek + have + verb 3 + AOT + ?

Nominal:

Perbedaan mendasar dari kalimat verbal dengan nominal hanya pada peletakan been sebagai verb 3, kemudian diikuti kata sifat atau kata benda atau kata keterangan. Polanya;

(+) Subyek + would/should + have + been + Adj/Noun/Adverb

(-) Subyek + would/should + not + have + been + Adj/Noun/Adverb

(?) Would/should + Subyek + have + been + Adj/Noun/Adverb

Keterangan:

Pemakaian would biasanya ditujukan untuk subyek you, they, it, he, dan she. Sementara should digunakan untuk subyek I dan we. Artinya digunakan untuk yang berkenaan diri sendiri.

Fungsi

Fungsi dari past future perfect tense adalah sebagai berikut;

  1. Menyatakan kejadian yang akan sudah selesai untuk dikerjakan di waktu yang sudah lampau
  2. Mengatakan sebuah kejadian atau hal yang diharapkan atau harapan yang tentang sebuah kejadian yang akan sudah selesai dikerjakan di masa yang lampau, di waktu tertentu. Dalam hal ini biasanya, induk kalimatnya menggunakan tenses simple past tense.
  3. Membicarakan sesuatu yang tidak terjadi atau sebuah pengandaian atau yang dalam bahasa Inggris disebut conditional sentence.

Contoh Kalimat

Untuk memahami rumus past future perfect tense, fungsi, dan contoh kalimat dengan lebih detail, kami sajikan beberapa contoh kalimatnya di bawah ini;

Kalimat 1

(+) Lina would have moved to Malang before Ramadhan last year

(-) Lina would not have moved to Malang before Ramadhan last year

(?) Would Lina have moved to Malang before Ramadhan last year?

Kalimat 2

(+) Alan would have submitted his work two days ago

(-) Alan would not have submitted his work two days ago

(?) Would Alan have submitted his work two days ago?

Penggunaan verb 3

Penggunaan verb 3 bisa mengikuti kata kerja beraturan dan tidak beraturan. 2 kalimat di atas menggunakan kata kerja beraturan.

Demikian informasi tentang rumus past future perfect tense, fungsi, dan contoh kalimat yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Hindayani.com

Leave a Reply