Bentuk dan Cara Membuat Kalimat Active dan Passive Voice

Share

Bentuk dan Cara Membuat Kalimat Active dan Passive Voice – Active and Passive Voice biasa disebut sebagai kalimat aktif dan kalimat aktif dalam bahasa Indonesia. Kalimat ini jelas sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam bahasa Indonesia, maupun bahasa Inggris. Untuk itu, mempelajari materi ini menjadi sangat penting sekali untuk dilakukan. Kami akan sajikan ringkasan materinya dalam artikel ini. Silakan simak.

Ini Dia Bentuk dan Cara Membuat Kalimat Active dan Passive Voice

Sebagaimana dalam bahasa Indonesia kalimat aktif berarti subject melakukan sesuatu da ditandai dengan kata kerja (me-, dan yang lainnya). Sedangkan kalimat pasif biasanya ditandai dengan kata di-. Seperti ditepuk, dipukul, dan yang lainnya.

Bentuk dan contoh active dan passive voice

Bentuk active voice

Subject (yang melakukan aksi) + verb + object (yang menerima aksi)

Contoh:

Mursidin teaches English >>> Arti : Mursidin mengajar Bahasa Inggris

Okan is helping Mrs. Rahayu >>> Arti: Okan sedang membantu bu Rahayu

Passive Voice

Subject (menerima perlakuan) + auxiliary verb + past participle + object (melakukan perlakuan)

Yang termasuk dalam Auxiliary verb adalah is, are, is being, are being, was, were, was being, were being, has been, have been, had been, will be, is going to be, dan will have been.

Contoh:

English is taught by Mursidin >>> Arti: Bahasa Inggris diajarkan oleh Mursidin

Mrs. Rahayu is being helped by Okan >>> Arti: Bu Rahayu sedang telah dibantu oleh Okan

Keterangan: ketika mengubah dari active ke passive, maka subject dari kalimat active dipindah menjadi object pada kalimat passive dan diikuti oleh by. By digunakan untuk memberikan informasi yang penting tentang siapa yang melakukan aksi.

Pedoman perubahan kalimat aktif ke kalimat pasif dalam bahasa Inggris

Kalimat active dapat diubah menjadi kalimat passive. Adapun pedoman perubahan dalam bentuk dan cara membuat kalimat active dan passive voice sesuai dengan tenses-nya adalah sebagai berikut:

Tenses Kalimat Aktif Kalimat Pasif
Present Mr. Imam eats a banana a banana is eaten by Mr imam
Present Progressive Mr. Imam is eating a banana a banana is being eaten by Mr imam

Present Perfect Mr. Imam has ate a banana a banana has been eaten by Mr imam
Simple Past Mr. Imam ate a banana Mr. Imam was eaten a banana
Past Progressive Mr. Imam was eating a banana a banana was being eaten by Mr imam
Past Perfect Mr. Imam had ate a banana a banana had been eaten by Mr imam
simple future Mr. Imam will eat a banana a banana will be eaten by Mr imam
be going to Mr. Imam be going to eat a banana

a banana be going to eaten by Mr imam
future perfect Mr. Imam will have ate a banana a banana will have been eaten by Mr imam

Untuk diketahui, dalam bentuk dan cara membuat kalimat active dan passive voice sesuai tenses. Ada beberapa tenses yang tidak mengalami perubahan, di antaranya adalah;

  • Present perfect continuous tense
  • Past perfect continuous tense
  • Future continuous tense
  • Future perfect continuous tense
  • Intransitive verbs

Keterangan: intransitive verb adalah sebuah kata kerja yang tidak membutuhkan sebuah object untuk mengungkapkan makna yang utuh. Yang termasuk Intransitive verb adalah sleep, go, reach, sit, die, etc.

Selain perubahan tenses dari active ke passive, ada juga kalimat active yang menggunakan modals dan jika dirbah menjadi passive modalsnya juga berubah, demikian cara perubahannya:

Contoh:

  • I can buy a book >>> a book can be bought by me
  • I should have bought a book >>> a book should have been bought by me

Aturan Perubahan Kalimat Aktif ke Pasif yang memakai Modals

Aturan perubahan dalam bentuk dan cara membuat kalimat active dan passive voice untuk kategori Modals adalah sebagai berikut

  • Can menjadi can be
  • May menjadi may be
  • Might menjadi might be
  • Should menjadi should be
  • Must menjadi must be
  • Ought to menjadi ought to be
  • May have menjadi may have been
  • Might have menjadi might have been
  • Should have menjadi should have
  • Must have menjadi must have been
  • Ought to have menjadi ought to have

Perubahan pada kalimat Perintah dan Permintaan

Selain tenses dan modals, sebuah kalimat perintah dan permintaan dalam bentuk active juga dapat diubah menjadi kalimat passive. Adapun perubahannya adalah sebagai berikut:

Contoh:

  • Active   : Close the window
  • Passive: Let the window be closed
  • Active   : tun on the fan
  • Passive: Let the fan be tuned on

Jika dilihat dari beberapa contoh dalam bentuk dan cara membuat kalimat active dan passive voice di atas maka kita dapat melihat bahwa pada setiap kalimat perintah passive selalu di dahului oleh let dan setelah object ditambah be + past participle.

Setelah mempelajari materi tentang pengertian, bentuk dan contoh active dan passive voice cobalah kerjakan beberapa soal di bawah ini.

Latihan Soal Kalimat Active dan Passive Voice

Ubahlah kalimat di bawah ini dari active menjadi passive agar pemahaman tentang bentuk dan cara membuat kalimat active dan passive voice lebih baik.

  1. Erma is buying a book.
  2. Udin reads a novel.
  3. Mrs. Mi’ah was cooking a fried fish.
  4. Okan will go to school
  5. Clean the blackboard

Demikianlah materi tentang bentuk dan cara membuat kalimat active dan passive voiceyang dapat kami sajikan. Sebagai tambahan, jangan lupa pelajari materi direct and indirect speech atau kalimat langsung dan tak langsung ini ya. Selamat Belajar Semoga bermanfaat!

Salam,

Hindayani.com

Hindayani, S.Si.

Biasa dipanggil Kak Hinda. Lulus dari Matematika UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dengan predikat cumlaude. Suka membaca, menulis, dan berbagi ilmu.